logo_brosurku

Menjual Produk Di Era Zaman Now

Making online transaction via bank mobile app

Kegiatan jual beli sudah pasti jadi kegiatan yang tidak pernah lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Baik itu sekala besar seperti perusahaan atau pun sekala kecil produksi rumahan. Ada produk yang berbentuk fisik, dan ada juga jasa. Nah secara umum untuk menjual produk itu sendiri pasti dilakukan dengan menjajakan produknya di suatu tempat, bisa berupa toko, pasar ataupun dari door-to-door. Namun di era sekarang ini di mana pertumbuhan jaringan internet sudah jauh lebih baik dibandingkan sekitar lima sampai sepuluh tahun ke belakang, kita sudah tidak asing lagi dengan jual beli yang dilakukan secara online.

Yup, jual beli produk secara online memang sangat praktis, baik dari sisi pembeli maupun dari sisi penjual. Anda hanya cukup duduk di rumah, melalui smartphone atau pun laptop sudah bisa berjualan atau membeli barang yang anda inginkan. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, banyak pembatasan-pembatasan yang berhubungan dengan kerumunan ataupun aktivitas sosial yang bersifat tatap muka. Menjual ataupun membeli barang secara online seolah menjadi solusi. Sejak pandemi berlangsung, bahkan semakin bertambah pengguna marketplace (sebutan untuk tempat jual beli secara online). Menurut laporan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2021, transaksi ecommerce Tanah Air diproyeksi menyentuh Rp 403 triliun pada 2021. Jumlah ini tumbuh 51,6% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 266 triliun. Ya, sepertinya kegiatan jual beli secara online ini menjadi strategi yang menggiurkan, apalagi juga dapat menumbuhkan usaha-usaha skala kecil (UKM) di Indonesia.

Namun demikian, di saat jualan online ini sedang bertumbuh melesat, ternyata masih ada para pelaku usaha yang masih belum bisa move on dari model usaha secara konvensional, dengan cara menjajakan di toko, kios, ataupun pasar, menunggu pembeli datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published.